https://www.radarbogor.id/2022/10/10/cetak-berbagai-prestasi-ini-yang-ditekankan-di-sdit-ummul-quro/
https://www.radarbogor.id/2022/10/10/cetak-berbagai-prestasi-ini-yang-ditekankan-di-sdit-ummul-quro/
3 Lembaga 'Berguru' SIT Ummul Quro Bogor Kurang lenih sebanyak 80 orang guru dan tenaga kependidikan dari 3 lembaga berkunjung ke SIT Ummul Quro Bogor, Selasa, 4 Oktober 2022 kemarin. Kesemuanya terdiri dari TKIT Al Mukhlishin (Parung Kab Bogor), Yayasan Uswatun Hasanah (Cilegon Banten) dan YP2SI Al Ummah (Pekalongan- Jateng). Kegiatan ini selain bertujuan untuk mempererat silaturahim juga untuk mengenal sisi lain dari masing-masing sekolah, menggali informasi terkait program-program, manajemen sekolah, SDM, Sarana Prasarana dan hal lainnya. Hadir dalam kesempatan ini para Kepala Bagian dan Kepala Unit di lingkungan SIT ummul Quro Bogor guna menyambut dan menerima tamu yang datang berkunjung studi banding. Kegiatan diakhiri dengan sesi pemberian cendera mata dari masing-masing sekolah.
SDIT Ummul Quro Bogor kembali menggelar acara Training Leadership bagi siswa-siswinya beberapa hari lalu. Mengambil tempat di komplek SDIT Ummul Quro Bogor, acara ini diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. Selain disisi dengan pembelakan tentang kepemimpinan, acara ini pun diisi dengan kegiatan dinamika kelompok serta aktifitas-aktifitas outdoor lainnya, guna mengasah keberanian para peserta. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT Ummul Quro, Gun-gun Gunawan, acara Training Leadership ini merpukan event tahunan yang dilaksanakan di SDIT Ummul Quro. "Sasaran peserta kegiatan ini adalah mereka yang akan menjalankan amanah sebagai pimpinan di setiap kelas. Dari mulai para Ketua Kelas sampai mereka yang akan bertugas sebagai petugas GDS atau Gerakan Disiplin Siswa," uajarnya. Harapannya menurut Gun-gun, dengan kegiatan ini para siswa yang akan bertugas menjalankan tugas kepeminpinan di masing-masing kelas mendapat bekal yang cukup untuk menjalankan tugas dan peran mereka nanti di lapangan, selama 1 tahun ke depan. "Tentu bukan perkara mudah menjalankan amanah kepemimpinan hatta di lingkungan terkecil kelas sekalipun. Maka guna memastikan semua peran dan tugas mereka dapat dilaksanakan dengan baik, maka kami berikan bekalan buat mereka yang akan bertugas dengan kegiatan training ini," tambahnya lebih lanjut.
'Markica', Mari Kita Baca, program untuk terus membudayakan dan menanamkan habit membaca di kalangan siswa-siswi SMAIT Ummul Quro Bogor. Program ini dilouncing beberapa hari lalu, di perpusatakaan SMAIT Ummul Quro Bogor. Menurut Kepala SMAIT Ummul Quro Bogor, Lina Pujiastuti, tujuan utama program ini jelas untuk menumbuhkan budaya dan habit membaca di kalangan anak-anak. "Sesuai dengan jargonya, jelas program ini untuk terus menumbuhkan serta menggenjot budaya membaca anak-anak. Karena bagaimanapun membaca merupakan kunci buat anak-anak kita mengembangkan dan menambah wawasan mereka," tegasnya Senada dengan Lina Pujiastuti, M. Faisal, Kepala Perpustakaan SMAIT Ummul Quro pun menyampaikan hal yang sama. Bahkan menurutnya, pihak perpusatakaan jelas akan mensupport dan membantu program ini berjalan konsisiten dan berkesinambungan nantinya. "Jelas kami akan support, sebab ini sejalan dengan program perpustakaan tentunya," imbuhnya.
Bekerjasama dengan Polresta Bogor, SMAIT Ummul Quro mengggelar acara Orientasi Tata Tertib Berlalu Lintas beberapa waktu lalu. Bertempat di Aula Bawah SMAIT Ummul Quro, dengan format bincang santai dan pemaparan dari pihak Polresta Bogor, acara ini berlangsung dengan sangat menarik dan diikuti dengan penuh antusias dari para siswa. Hadir sebagai nara sumber dari Polresta, IPTU Kustriasih, S.H (PS. Kanitkamsel Satlantas Polresta Bogor Kota), Bripka Alex Dani Irawan, S.H (BA. Satlantas Polresta Bogor Kota) serta Bripka Ari Mustofa, S.H (BA. Satlantas Polresta Bogor Kota). Dalam paparannya IPTU Kustarsih menyampaikan pentingnya mematuhi tata tertib berlalulintas buat semua pengguna jalan, sebab itu demi keselamatan pengguna jalan sendiri. "Diantara penyebab seringnya terjadi kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya seringkali penyebabnya adalah minimnya disiplin dan patuh terhadap tata tertib berlalulintas dari pengguna jalan, seperti tidak menggunakan helm ketika mengendarai motor, abai terhadap rambu-rambu lalu lintas yang terpampang di jalan, dan lain-lain," imbuhnya. Sementara Bripka Alex Dani Irawan, BA. Satlantas Polresta Bogor, mengingatkan agar semua anak-anak yang membawa motor agar melengkapi dokumen ijin yang paling dasar terlebih dahulu, SIM. "SIM itu merupakan syarat dasar siapa pun yang ingin berkendara di jalan raya, tanpa terkecuali, termasuk anak-anak sekolah yang sudah cukup umur mendapatkannya," demikian ujarnya. Maka ia pun berpesan kepada pihak sekolah agar jangan sampai memberikan ijin kepada siswa yang belum memiliki SIM membawa motor ke sekolah. "Pihak sekolah agar jangan sampai kecolongan atau tidak mentolelir anak-anak yang belum memiliki SIM membawa motor sekolah," tegasnya. Sementara menurut Kepala SMAIT Ummul Quro Bogor, Lina Pujiastuti, acara ini sengaja digelar dan menjadi agenda wajib semua siswa tanpa terkecuali, agar semua anak sudah megetahui apa saja tata tertib berlalu lintas selama di jalan raya. "Kami ingin memastikan semua anak sudah mendapat bekal dan teredukasi sebelum mereka diperbolehkan membawa motor ke sekolah. Kami ingin agar anak yang ijin membawa motor ke sekolah sudah teredukasi sebelumnya," ujarnya.