Bogor, 1 Juni 2026 — Yayasan Ummul Quro Bogor menggelar Rapat Koordinasi Diperluas yang dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, koordinator level dan blok, kepala bagian, kepala subbagian, perwakilan Bimbingan Konseling (BK), Ta'mir Masjid, serta LAZ Ummul Quro Bogor. Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Ummul Quro Bogor ini menjadi forum penting untuk menyamakan arah gerak seluruh unit dalam menghadapi tantangan dan peluang pengembangan lembaga ke depan.

Rapat diawali dengan arahan Ketua Umum Yayasan Ummul Quro Bogor, Dr. H. Suswono, MMA, yang menekankan pentingnya menjaga semangat dakwah, profesionalisme, serta komitmen dalam membangun lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa keberadaan Ummul Quro Bogor bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga wadah perjuangan untuk melahirkan generasi yang saleh, cendekia, dan berkarakter. Karena itu, setiap unsur yang ada di dalam yayasan memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa seluruh program dan aktivitas yang dijalankan memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya visi besar lembaga.

"Kita harus terus menjaga relevansi lembaga di tengah perubahan zaman. Lembaga yang kuat bukan hanya yang memiliki program banyak, tetapi yang mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program secara berkelanjutan," ujar beliau.

Selain membahas koordinasi rutin antarunit, rapat juga menjadi momentum sosialisasi sistem evaluasi dan penyusunan program kerja yayasan. Ketua Umum menegaskan bahwa setiap perencanaan harus disusun berdasarkan hasil evaluasi yang objektif sehingga mampu menjawab kebutuhan riil lembaga.

Pendekatan perencanaan berbasis evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu setiap unit dalam menyusun program yang lebih terukur, realistis, dan berdampak. Sebagai contoh, capaian maupun tantangan yang muncul dalam berbagai program sebelumnya harus menjadi bahan analisis untuk menentukan langkah perbaikan pada periode berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum juga memaparkan empat pilar utama yang menjadi fokus penguatan Yayasan Ummul Quro Bogor. Pilar pertama adalah penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan media pembelajaran, dan budaya literasi. Pilar kedua adalah penguatan tata kelola keuangan dan aset yang sehat, transparan, dan akuntabel. Pilar ketiga adalah pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan yang ditopang oleh sistem yang kuat dan berkelanjutan. Adapun pilar keempat adalah penguatan humas dan fundraising untuk meningkatkan citra serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

Agar perencanaan berjalan efektif, seluruh unit juga diingatkan untuk memperhatikan sejumlah prinsip penting, antara lain menetapkan target yang realistis, memiliki penanggung jawab yang jelas, melibatkan seluruh pihak terkait, serta menyesuaikan program dengan kemampuan sumber daya dan anggaran yang tersedia.

Melalui Rapat Koordinasi Diperluas ini, Yayasan Ummul Quro Bogor berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antarunit sehingga seluruh program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kesamaan visi, kekompakan langkah, serta komitmen untuk terus belajar dan berbenah menjadi modal penting dalam mewujudkan cita-cita besar yayasan sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa.

Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk terus bekerja dengan ikhlas dan profesional serta menjadikan setiap amanah sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam forum tersebut, "Kebaikan yang kita tanam hari ini adalah peradaban yang akan dipanen esok hari."

Share:
Share: